Komunitas Vespa Lombok
( Nusa Tenggara Barat )
Komunitas
merupakan kelompok organisme (kumpulan orang-orang) yang hidup saling
berinteraksi didalam satu daerah tertentu. Komunitas juga merupakan wadah dimana
orang-orang berkumpul untuk satu kepentingan dan persamaan. Seperti halnya
komunitas vespa Lombok. Komunitas vespa Lombok ini merupakan komunitas yang
peduli akan salah satu motor yang lahir tahun 1970-an. Yang mana motor ini bias
dibilang kuno atau jadul. Sehingga timbullah pemikiran dari beberapa orang
untuk memodifikasi motor vespa menjadi motor yang unik dan dirubah dengan
sedemikian rupa. Dan alhasil, usaha yang dilakukan mengundang minat orang-orang
dengan melihat keunikan dari motor vespa tersebut.
Saat
keluaran motor terbaru dengan bodi motor yang mentereng dan mewah dipasarkan,
Vespa sempat terpuruk dan menjadi barang kuno, karena dengan melihat bentuknya,
orang-orang sudah dapat mengira bahwa motor vespa kehilangan kekuatannya untuk
bersaing dijalan raya. Dibandingkan dengan motor-motor keluaran baru, vespa
menjadi motor terbelakang dan akhirnya vespa pensiun. Namun, pada tahun
1994-an, vespa telah dimodifikasi dengan sedemikian rupa, sehingga terlihat
lebih unik dari motor lainnya. Dengan bentuk yang unik, vespa menarik perhatian
dan dari keunikannya telah menciptakan kumpulan orang-orang penggemar vespa.
Mulanya, penggemar vespa dilombok bisa dikatakan sedikit, namun dengan
diadakannya touring keluar daerah dan modifikasi motor yang unik, telah menarik
satu demi satu pengemar dari motor vespa lainnya.
Dari
kumpulan orang-orang penggemar motor vespa, terbentuklah club vespa di NTB,
dengan nama Rinjani Scooter Club ( RSC). Motor tua ini telah diburu banyak
orang dan banyak orang ingin memilikinya, bahkan dari semua merk vespa diburu,
dan adapun yang semula sudah menjadi rongsokan hendak dihidupkan lagi. Vespa
bisa dibilang telah mendapat tempat
dimasyarakat. Vespa mampu menarik simpati banyak orang dan Vespa bukanlah motor
terbelakang lagi.
Dengan
banyaknya peminat motor tua ( vespa), dilombok sendiri tidak gampang untuk
mendapatkannya. Semakin tua motor vespa tersebut semakin diburu penggemarnya.
Setelah keberadaan RSC masuk dalam keanggotaan IMI NTB dan memiliki akte
notaris. Muncullah puluhan club-club penggemar vespa lainnya. Diantaranya GAIS
( Green Army Independent scooter ) yang keunikannya cendrung menggunakan cat
berwarna hijau tentara, BUVALO (Budak Vespa Lombok ), BOSS ( boys owners
scooter sespan), ASLI ( ampenan scooter Lombok Independen ), SAS (scooter anak
Sumbawa), KSC (kumilu scooter club ) diLombok Timur. Motor vespa telah menyebar
di NTB. Perkiraan jumlah motor vespa dilombok telah mencapai 400 motor baik itu
yang tergabung club maupun yang tidak. Harga motor vespa dilombok telah
mencapai 30juta-an. Kesamaan gerak penggemar vespa yang membentuk club,
semata-mata karena hobi terhadap vespa-vespa tua.
Zaeni
Muhammad adalah penggemar vespa dan pendiri club vespa pertama di NTB. Kecintaannya pada vespa, katanya,
membuat ia ‘gila-gilaan’ memodifikasikan tunggangannya. Sebanyak lima belas
lampu dipasang secara unik memenuhi bagian depan vespanya. Enam kaca spion
dipasang di kanan, kiri, atas dan bawah sampai dengan boks-boks untuk menyimpan
peralatan. Ditambah lagi winsel penahan angin, ban serep, sandaran pembonceng
dan besi-besi pengaman di sekeliling bodi yang berfungsi sebagai sandaran kaki
dan pelindung jika terjadi kecelakaan. Ketika memodifikasikan vespanya ia
memakai konsep touring, semua berfungsi. “Semuanya hand made (buatan tangan),”
kata seniman yang mengaku memanfaatkan besi-besi kursi yang tidak terpakai
untuk memodifikasikan vespanya. Semua perlengkapan yang dipasangnya melalui
proses pertimbangan yang matang agar seluruh bagian vespanya, kanan-kiri, muka
danbelakangseimbang.
Zaeni yang kerap melakukan touring
bersama rekan-rekannya ini telah menyapu seluruh NTB, Bali, Surabaya, Jakarta,
Yogyakarta, Semarang, Lampung, Palembang dan kota lainnya. Ketahanan dan
ketangguhan vespa baginya, sangat menakjubkan. “Tidak ada masalah dengan
tanjakan dan mesin tidak gampang lelah,” ujarnya. Maka, ketika sedang touring
istirahat bukan ditentukan vespa tapi ketahanan fisik pengendaranya. Baginya,
meski vespa identik dengan mogok, ia punya tips sendiri terhadap perawatan
vespa sehingga vespanya bisa dikatakan jarang mogok. “Gampang, setia pada satu
bengkel dan jangan mengganti merk oli,”. Penggemar vespa di Lombok sepertinya
tidak perlu merasa khawatir terhadap ketersediaan spare part vespa karena
sangat gampang didapatkan, relatif murah dan terjangkau baik yang asli maupun
imitasi. “ Teliti saat membeli karena sangat tipis bedanya antara yang imitasi
dan asli,”pesannya.
Bengkel vespa juga gampang ditemukan di Mataram. “Jadi tidak perlu khawatir punya vespa meski butut sekalipun” ujarnya.
Bengkel vespa juga gampang ditemukan di Mataram. “Jadi tidak perlu khawatir punya vespa meski butut sekalipun” ujarnya.
Vespa adalah merek sepeda motor
jenis skuter yang berasal dari Itali. Perusahaan induk dari Vespa, adalah
Piaggio. Pada awal kedatangannya Vespa mempunyai saingan berat skuter
Lambretta, sekarang otomatis Vespa sebagai motor skuter konvensional tidak
mempunyai saingan lagi. Pasar sepeda motor Indonesia yang unik tidak memberikan
kesempatan kepada Vespa untuk menjadi besar. Merek yang diedarkan oleh PT Dan
Motor Indonesia ini mempunyai penggemar fanatik, dan klub-klub penggemar Vespa
(terutama Vespa klasik) menjamur diberbagai kota di Indonesia, Juga sering
disebut Piaggio Kodok karena mirip VW Kodok.
ceritanya bagus,saya suka,jadi tambah pengetahuan vespa saya terimakasi
BalasHapus