Langsung ke konten utama

Menulis Yuk.. hehe

Yogyakarta, 02 Desember 2014, 19:52

Kata mereka, menulis itu tidak sulit, aku menjawab benar. Karena menulis tidak memerlukan bahan bacaan yang menyulitkan, menulis dengan apa yang kita rasakan, apa yang kita lihat, kita pikirkan dan apa yang kita baca, akan menjadikan semua itu sebuah tulisan dan memudahkan kita. Tapi aku menjawab, menulis itu sulit, karena memerlukan teknik yang benar dalam kepenulisan, menulis mempunyai sistem penulisannya sendiri, sehingga kita tidak bisa menulis dengan sesuka hati kita. Aku menjawab lagi, semua itu mudah untuk dilaksanakan, asalkan kita menanamkan niat yang benar, niat ingin menulis sesuai kata hati dan yang paling penting, belajar dan mempraktikan menulis dengan benar dalam setiap tulisan kita. Dan akhirnya Aku menjawab, menulis memang tidak sulit.
Aku ingin menjadi penulis. Menanamkan jiwa penulis dalam diri ini, sehingga apapun yang aku rasakan, aku pikirkan dan aku lihat, tak pernah absen untuk bercerita dan menulis baik di diary  maupun di netbook, karena merekalah yang aku punya. Merekalah yang merekam kehidupanku, merekalah yang selalu diam dalam setiap kejadian yang aku tulis. Mereka tidak pernah membeberkan kepada siapapun, kecuali aku yang melakukannya. Merekalah saksi niatku, niat ingin menjadi penulis. Mungkin aku kurang pede untuk membeberkannya, atau aku terlalu takut untuk membeberkannya ? aku rasa aku takut. Takut salah, dan berujung pada malu. Tapi, kata mereka, menulis merupakan salah satu sarana kita untuk mengungkapkan apa yang kita rasakan, kita lihat, kita pikirkan dan kita baca, menulis merupakan sarana terpenting untuk menyatakan semua itu, dikala bibir tidak mampu berbicara maka biarkanlah tulisan yang berbicara. Jadi, menulislah sesuka hati, tuangkan apa yang kita rasakan, kita lihat dan yang kita baca dalam sebuah tulisan, jangan takut salah, sesungguhnya, salah merupakan benar yang tertunda.
Orang yang pandai berbicara , belum tentu pandai menulis. Kadang yang pandai menulis belum tentu pandai berbicara. Jadi , setiap orang memiliki kemampuannya masing-masing, setidaknya kita mampu memiliki salah satu dari itu. Dikala kita tidak mampu berbicara, menulislah, biarkan tulisan yang berbicara, biarkan ia yang mengungkapkan semua yang kita rasakan, lihat, dan yang kita baca. Ketika mereka mampu untuk menulis, kenapa kita tidak , mereka sama seperti kita, mereka memiliki kejadian yang mereka rasakan, mereka lihat, dan yang mereka baca, kita pun memiliki kejadian itu, kejadian yang mungkin lebih menarik dari yang mereka rasakan, mereka lihat, dan yang mereka baca. Kita mampu seperti mereka, kita tidak perlu takut, karena apa yang kita tulis, belum tentu salah, karena kita yang merasakannya, melihat, dan membaca kejadian itu, belum tentu kejadian mereka sama seperti yang kita rasakan. Jadi kenapa harus takut. Mungkin Bisa saja apa yang kita tulis sama seperti yang mereka rasakan. Banyak kemungkinan yang terjadi ketika kita menulis.

            Menulis, siapa yang tidak bisa menulis, bahkan kita diajarkan menulis sebelum kita duduk dibangku sekolah. Kadang ibu atau bapak guru seringkali memberikan PR menulis atau mengarang semasa sekolah, menyuruh kita untuk menuliskan kejadian dan kegiatan yang kita alami selama liburan sekolah, kegiatan seperti itu berlanjut sampai kita memasuki Perguruan Tinggi. Mungkin menulis salah satu kegiatan rutin mahasiswa, dengan aktifitas belajar dikelas, bahkan mengerjakan tugas yang dosen berikan, itu semua tidak lepas dari kegitan menulis. Jadi, dimana letak kesulitannya ? menulislah seperti yang kita lakukan sejak pertama kita mengenal bangku sekolah sampai sekarang. Kita pun bisa menceritakan pengalaman pertamakali kita bisa menulis, bagaimana susah payahnya kita menulis, dengan mengeja satu persatu huruf yang telah ada, mengeja sambil menulis. Menghafalkan huruf-huruf dan angka-angka yang mereka kenalkan, kita bisa berbagi pengalaman itu dalam bentuk tulisan. So.. menulislah !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Teori Fenomenologi Edmund Husserl

1. Biografi Edmund Husserl Edmund Gustav Albrecht Husserl atau dikenal dengan nama Edmund Husserl lahir pada tanggal 08 April 1859 di kota Proßnitz, Moravia, Austria (sekarang Prostějov, Czech Republic) . Keluarganya adalah penganut Yahudi, meskipun bukan keluarga ortodoks. Dia memulai belajar bahasa Jerman klasik di Realgymnasium di Wina pada usia 10 tahun, dan di tahun berikutnya dipindahkan ke Staatsgymnasium di Olmütz. Dia menempuh studinya di Universitas Leipzig, berkonsentrasi pada Matematika, fisika, dan filsafat, dengan minat khusus dalam astronomi dan optik. Setelah dua tahun, ia pindah ke Berlin untuk mengembangkan minatnya dalam matematika, sekali lagi kembali ke Wina, dan memperoleh gelar doktor pada tahun 1883. [1] Disertasinya adalah tentang teori kalkulus variasi. Dia pernah mengajar untuk waktu yang singkat di Berlin. Namun, karena tertarik dengan kuliah Franz Brentano menyebabkannya untuk kembali ke Wina pada tahun 1884. Kuliah ini memiliki pengaruh ...

Esai Komunitas Kota

Komunitas Vespa Lombok   ( Nusa Tenggara Barat )             Komunitas merupakan kelompok organisme (kumpulan orang-orang) yang hidup saling berinteraksi didalam satu daerah tertentu. Komunitas juga merupakan wadah dimana orang-orang berkumpul untuk satu kepentingan dan persamaan. Seperti halnya komunitas vespa Lombok. Komunitas vespa Lombok ini merupakan komunitas yang peduli akan salah satu motor yang lahir tahun 1970-an. Yang mana motor ini bias dibilang kuno atau jadul. Sehingga timbullah pemikiran dari beberapa orang untuk memodifikasi motor vespa menjadi motor yang unik dan dirubah dengan sedemikian rupa. Dan alhasil, usaha yang dilakukan mengundang minat orang-orang dengan melihat keunikan dari motor vespa tersebut.             Saat keluaran motor terbaru dengan bodi motor yang mentereng dan mewah dipasarkan, Vespa sempat terpuruk dan menjadi barang ...

Pacaran di Era Modern

YOGYAKARTA, 20 maret 2014 ( 20:40 WIB ) Assalamu’alaikum…. Yuk berpikir sejenak, tentang apa yang kita lakukan, tentang apa yang kita rasakan saat ini. Pernahkah terlintas dipikiran kalian, tentang cinta diantara dua insan (pasangan) yang menjalin hubungan yang disebut pacaran ? pernahkah kalian tahu apa yang kita dapatkan dari pacaran tersebut ? pernahkah kalian berpikir, apa manfaat dari pacaran tersebut ? Nah, malam ini, diskusi bareng yuk. ! entah kenapa, malam ini ingin rasanya membahas tuntas tentang pacaran. Namun aku sendiri masih belum mengerti tentang pacaran, namun dengan ketidak mengertian itu, aku mencoba untuk melakukannya (pacaran), setidaknya aku bisa tahu jawaban dari apa yang tidak   kumengerti. Saat aku tak mengerti sesuatu, aku mencoba untuk melakukannya dengan semampuku, berharap bisa mengerti dengan apa yang aku lakukan. Salah satunya pacaran. Pacaran iya pacaran ! siapa sih yang tidak tahu pacaran ? semua orang dari kalangan manapun tahu tentang paca...